Dayintapinasthika's Blog

October 23, 2010

Tugas 3

Filed under: Uncategorized — dayintapinasthika @ 9:34 am

PERTEMUAN KE 3

Bentuk-Bentuk Badan Usaha

1. Bentuk Yuridis Perusahaan

#    Perusahaan Perseorangan

Merupakan badan usaha yang dimiliki oleh satu orang yang sekaligus bertindak sebagai manajer dan bertanggung jawab penuh atas semua resiko dan aktivitas perusahaan. Modal perusahaan berasal dari perseorangan yaitu pemilik perusahaan itu sendiri. Dalam perusahaan perseorangan tidak ada pemisahan antara kekayaan pribadi dengan kekayaan perusahaan sehingga utang perusahaan berarti utang pemiliknya. Berikut merupakan kelebihan dan kelemahan perusahaan perseorangan:

– Kelebihan Perusahaan Perseorangan:

1.  Pemilik bebas dalam mengambil keputusan sehingga keputusan cepat dapat

dilaksanakan.

2.  Seluruh keuntungan perusahaan menjadi hak pemilik perusahaan.

3.  Rahasia perusahaan lebih terjamin.

4.  Manajemennya relatif fleksibel.

5.  Biaya organisasi relatif rendah karna tenaga kerjanya relatif sedikit.

– Kelemahan Perusahaan Perseorangan:

1.  Tanggung jawab pemilik perusahaan tidak terbatas.

2.  Sumber keuangan modal perusahaan terbatas sehingga besar/luas usahanya

terbatas.

3.  Kelangsungan usaha kurang terjamin, masa hidup perusahaan tergantung dari

seorang pemilik.

4.  Kemampuan  investasi umumnya terbatas.

5.  Pengelola manajemen menjadi lebih kompleks karna semua aktivitas

perusahaan hanya dikerjakan oleh satu orang (pemilik perusahaan).

Kelemahan perusahaan perseorangan terutama adalah terbatasnya modal dan kemampuan manajerial.

 

#   Firma

Merupakan persekutuan untukmenjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan nama bersama untuk menjalankan usaha. Tiap anggota punya kedudukan dan tanggung jawab yang sama (kepada pihak-pihak). Tiap anggota juga berhak bertindak keluar atas nama firma. Dalam pembentukan firma, sebelumnya harus dibuat aturan-aturan yang disepakati bersama oleh para sekutu tentang komposisi modal yang disetor,pembagian keuntungan,dan tanggung jawab kerugian yang diderita serta nama firma yang digunakan dibuat oleh akta notaris yang kemudian didaftarkan di pengadilan negeri untuk di umumkan dalam lembaran Berita Negara Republik Indonesia. Firma bukan merupakan badan hukum, karna itu pihak ketiga tidak berhubungan dengan firma, tetapi dengan tiap anggota sekutu atau secara pribadi. Persekutuan Firma juga mempunyai kelebihan dan kekurangan sebagi berikut:

 

–    Kelebihan Firma:

1.      Kemampuan manajemen lebih besar dari perusahaan perseorangan karna adanya pembagian tugas/kerja di antara para anggota sekutu.

2.      Kekurangan modal relatif lebih mudah di atasi karna mempunyai kemampuan finansial yang lebih besar dibanding perusahaan perseorangan.

3.      Keputusan perusahaan lebih rasioanal dan mantap karena merupakan hasil keputusan bersama para anggota sekutu.

 

–          Kekurangan Firma:

1.  Tanggung jawab pemilik tidak terbatas terhadap seluruh utang perusahaan,

kekayaan pribadi menjadi jaminan atas seluruh utang firma.

2.  Kerugian yang di akibatkan oleh seorang anggota harus ditanggung bersama

dengan anggota yang lain.

3.  Pimpinan lebih dari satu orang, karna setiap anggota adalah pimpinan

perusahaan (Firma).

 

#    Perseroan Komanditer ( Commanditaire Vennootschap/CV)

Merupakan suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin. Dari pengertian di atas terdapat dua macam sekutu. Pertama adalah sekutu komanditer (sekutu pasif). Kedua adalah sekutu yang menjalankan dan memimpin perusahaan yang disebut sekutu komplementer (sekutu aktif). Persekutuan komanditer biasanya didirikan dengan akta dan harus didaftarkan. Namun persekutuan ini bukan merupakan badan hukum sehingga tidak memiliki kekayaan sendiri. Cara mendirikan perseroan komanditer sama dengan mendirikan firma. Bedasarkan perkembangannya, bentuk perseroan komanditer adalah sebagai berikut:

1.  Persekutuan Komanditer Murni

dalam persekutuan ini hanya terdapat satu sekutu komplementer, sedangkan

yang lainnya adalah sekutu komanditer.

2.  Persekutuan Komanditer Campuran

bentuk ini umumnya berasal dari bentuk firma bila firma membutuhkan

tambahan modal. Sekutu firma menjadi sekutu komplementer sedangkan

sekutu lainnya menjadi sekutu komanditer.

3.  Persekutuan Komanditer Bersaham

bentuk ini mengeluarkan saham saham yang tidak diperjualbelikan dan sekutu

komplementer atau sekutu komanditer mengambil satu saham atau lebih.

Tujuan dikelurkannya saham ini untuk menghindari terjadinya modal beku

karna dalam persekutuan komanditer tidak mudah untuk menarik kembali

modal yang disetorkan. Beberapa kelebihan dan kekurangan dari perseroan

komanditer:

 

–   Kelebihan Perseroan Komanditer (CV)

1.  Pendiriannya relatif lebih mudah.

2.  Kemampuan manajemennya lebih besar.

3.  Modal yang dikumpulkan lebih besar.

4.  Mudah memperoleh kredit.

 

–    Kekurangan Perseroan Komanditer (CV)

1.  Kelangsungan hidupnya tidak menentu.

2.  Sulit untuk menarik modalnya, terutama untuk sekutu komplementer (sekutu

pimpinan).

3. Sebagian sekutu tanggung jawabnya tidak terbatas.

 

#    Perseroan Terbatas (Naamloze vennootschap/NV)

Merupakan persekutuan atau perusahaan yang dianggap berdiri sendiri, terpisah

dari perseroannya. Modal perusahaan jenis ini terdiri dari saham saham yang dapat

diperjualbelikan sehingga sewaktu waktu dapat terjadi perubahan kepemilikan

perusahaan dengan tidak melalui pembubaran perusahaan. Setiap orang dapat

memiliki lebih dari satu saham yang menjadi bukti pemilikan perusahaan. Pemilik

saham mempunyai tanggung jawab yang terbatas, yaitu sebanyak saham yang

dimiliki. Oleh sebab itu, bentuk usaha ini dinamakan perseroan terbatas. Perseroan

terbatas merupakan badan hukum dan besarnya modal perseroan tercantum dalam

anggaran dasar. Kekayaan perusahaan terpisah dari kekayaan pribadi pemilik

perusahaan sehingga memiliki harta kekayaan sendiri. Selain dari saham modal PT

dapat pula berasal dari obligasi, keuntungan yang diperoleh para pemilik obligasi

bunga tetap dengan tidak menghiraukan untung atau ruginya perseroan terbats

tersebut. PT yang beroperasi di Indonesia dapat dikelompokan dalam beberapa

beberapa jenis PT yaitu sebagai berikut:

1.  PT Perseorangan

Merupakan PT yangseluruh sahamnya dikuasai atau patuh pada satu orang yang

kemudian bertindak sebagai direksi perusahaan tersebut.

2.  PT Umum

Merupakan PT yang permodalannya diperoleh dengan menjual saham-saham efek.

3.  PT Tertutup

Merupakan PT yang saham-sahamnya hanya dimiliki oleh orang orang tertentu

biasanya terbatas pada hubungan keluarga penjual atau teman dekat. Saham yang

diperjualbelikan pun jenis saham ”atas nama” atau saham yang didalamnya tertulis

nama pemiliknya.

4.  PT Milik Negara atau PT Milik Persero

Merupakan PT tang sebagian besar atau seluruh sahamnya menjadi milik negara.

5.  PT. Kosong

PT yang sudah tidak menjalankan usahanya lagi dan tinggal namanya saja.

 

Sama halnya dengan badan usaha yang lain, PT juga mempunyai beberapa

kelebihan dan kekurangan seperti berikut:

–  Kelebihan PT:

1.  Adanya tanggung jawab yang terbatas terhadap utang-utang perusahaan.

2.  Mudah mendapatkan tambahan dana/modal yaitu dengan menerbitkan saham

baru.

3.  Kelangsungan hidup PT lebih terjamin sebab pemiliknya dapat berganti-ganti.

4.  Mudah untuk memindahkan hak milik yaitu dengan cara menjual saham-

sahamnya kepada orang lain.

 

–  Kekurangan PT:

1.  PT merupakan subjek sendiri dan deviden yang diterima pemegang saham

merupakan subjek pajak tersendiri yang dikenakan sebagai pajak pendapatan

dari pemegang saham.

2.  Mendirikan PT tidak mudah dan lebih rumit, memerlukan akte notaris dan

izin khusus untuk usaha tertentu yang kesemuanya itu memerlukan dan yang

besar.

3.  Kurang terjaminnya rahasia perusahaan (PT) karna semua kegiatan harus

dilaporkan kepada seluruh pemegang saham terutama yang menyangkut laba

perusahaan.

 

#   BUMN (Badan Usaha Milik Negara)

Merupakan  perusahaan yang modalnya dimiliki oleh negara atau pemerintah.

–  Ciri-ciri BUMN:

1.  Pemerintah bertindak sebagai pemegang hak atas segala kekayaan dan usaha.

2.  Pemerintah berkedudukan sebagai pemegang saham dari permodalan badan

usaha.

3.  Pemerintah memiliki wewenanng dan kekuasaan dalam menetapkan kebijakan

badan usaha.

4.  Pengawasan dilakukan oleh alat perlengkapan negara yang berwenang.

5.  Segala hak, kewajiban dan tanggung jawab berada ditangan negara.

 

–   Tujuan Pendirian BUMN:

1.  Memberikan sumabangan bagi perkembangan perekonomian nasional pada

umumnya dan penerimaan negara pada khususnya.

2.  Mengjar keuntungan.

3.  Menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan/

jasa yang bermutu tinggi dan memadai bagi pemenuhan hajat hidup orang

banyak.

4.  Menjadi perintis kegiatan-kegiatan usaha yang belom dapat dilaksanakan oleh

sektor swasta dan koperasi.

5.  Turut aktif memberikan bantuan dan bimbingan kepada pengusaha golongan

ekonomi lemah, koperasi dan masyarakat.

 

–  Kelebihan BUMN:

1.  Dapat melayani kebutuhan masyarakat secara adil, baik barang maupun jasa

yang menguasai hajat hidup orang banyak.

2.  Mencegah terjadinya monopoli oleh pihak swasta.

3.  Memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi para pegawai

4.  Dapat membina usaha kecil dan menengah

5.  Mudah mengerjakan kerja sama, baik dengan koperasi, swasta nasional

maupun swasta asing.

 

–  Kekurangan BUMN:

1.  Apabila penanganan BUMN atau BUMD kurang profesional , yang paling

dirugikan adalah rakyat.

2.  Apabila pengawasan kurang atau lemah cenderung mudah terjadi

Penyelewengan.

3.  Sering terjadi inifisien karna merasa bukan milik perorangan tetapi milik

negara yang semua warga merasa menjadi pemilik.

 

#   Koperasi

Koperasi secara etimologi berasal dari kata cooperation, terdiri dari co dan

Operation. Co artinya bersama dan operation artinya bekerja atau berusaha. Jadi,

Cooperation adalh bekerja bersama-sama atau usaha bersama untuk kepentingan

bersama. Menurut Undang-Undang Koperasi No.25 Tahun 1992 koperasi adalah

badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi

dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai

gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

–  Unsur-unsur penting dalam koperasi:

1.  Koperasi merupakan badan usaha.

2.  Koperasi dapat didirikan oleh seorang dan atau badan hukum koperasi yang

sekaligus sebagai anggota koperasi yang bersangkutan.

3.  Koperasi dikelola berdasarkan prinsip-prinsip koperasi.

4. Koperasi dikelola berdasarkan atas asas kekeluargaan.

 

–   Prinsip-prinsip Koperasi:

1.  Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka.

2.  Pengelolaan dilakukan secara demokratis.

3.  Pembagian Shu dilakukan secara adil dan sebanding dengan besarnya jasa

usaha masing-masing anggota.

4.  Pemberian balas jasa yang terbatas pada modal.

5.  Kemandirian.

 

2. Lembaga Keuangan

Menurut undang-undang No.14 tahun 1967 pasal 1 lembaga keuangan merupakan

semua badan keuangan yang melalui kegiatan-kegiatannya dibidang keuangan,

menaruh uang dari dan menyalurkannya kedalam masyarakat. Artinya kegiatan

yang dilakukan lembaga keuangan selalu berkaitan dengan bidang keuangan.

 

–  Lembaga Keuangan Bank

Merupakan lembaga keuangan yang memeberikan jasa keuangan yang paling lengkap

disamping menyalurkan dana atau memberi pinjaman (kredit) juga usaha menghimpun

dana dari masyarakat luas dalam bentuk simpanan.

–  Jenis Lembaga Keuangan Bank terdiri dari:

1.  Bank Umum (Konvensioanal dan Syariah)

2.  Bank Perkreditan Rakyat (Konvensional dan Syariah)

Bank Umum:

Bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Dibedakan dalam Bank Umum Konvensional dan bank Umum Syariah.

–  Bank Umum Konvensional:

Bank yang dapat memebrikan jasa dalam lalu lintas pembayaran, bersifat umum yang

berarti memberikan seluruh jasa perbankan yang ada. Kegiatan yang dilakukan seperti;

menghimpun dana dari masyarakat (Funding) dalam bentuk:

a.  Simpanan Giro (Demand Deposit)

b.  Simpanan Tabungan (Saving Deposit)

c.  Simpanan Deposito (Time Deposit)

–  Bank Umum Syariah:

Bank umum yang melaksanakan kegiatannya berdasarkan prinsip syariah (Bank

Perkreditan rakyat)

Pengertian prinsip syariah aturan perjanjian berdasarkan hukum islam antara bank dan

pihak lainnya untuk penyimpanan dana dan atau kegiatan usaha atau kegiatan lain yang

dinyatakan sesuai dengan syariah.

 

–  Lembaga Keuangan Bukan Bank

Merupakan semua badan yang melakukan kegiatan dibidang keuangan yang secara

langsung atau tidak langsung menghimpun terutama dengan jalan mengeluarkan kertas

berharga dan menyalurkan dalam masyarakat terutama guna membiayai investasi

perusahaan.

Jenis-jenis lembaga keuangan bukan bank antara lain:

a.  Asuransi

adalah sebuah sistem untuk merendahkan kehilangan finansial dengan menyalurkan

resiko kehilangan dari seseorang atau badan ke lainnya.

b.  Pegadaian

sebuah BUMN di Indonesia yang usaha intinya dalah bidang jasa penyaluran kredit

kepada masyarakat atas dasar hukum gadal.

c.  Reksadana

merupakan wadah dan pola pengelolaan dana atau modal bagi sekumpulan investor

untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia dipasar

dengan cara membeli unit penyertaan reksadana.

3.  Kerjasama, Penggabungan dan Ekspansi

Pengertian kerjasama:

dua orang atau lebih untuk melakukan aktivitas bersama yang dilakukan secara terpadu yang diarahkan kepada suatu target atau tujuan tertentu.

Pengertian Ekspansi:

Ekspansi adalah tindakan aktif untuk memperluas dan memperbesar cakupan usaha yang telah ada.

Perluasan atau expansi bisnis diperlukan oleh suatu perusahaan untuk mencapai efisiensi, menjadi lebih kompetitif, serta untuk meningkatkan keuntungan atau profit perusahaan. Ekspansi bisnis dapat dilakukan dalam beberapa metode, yakni :

1. Merger Atau Penggabungan
Merger adalah penggabungan dari dua atau lebih perusahaan menjadi satu kesatuan yang terpadu. Perusahaan yang dominan dibanding dengan perusahaan yang lain akan tetap mempertahankan identitasnya, sedangkan yang lemah akan mengaburkan identitas yang dimilikinya. jenis-jenis merger :

a. Merger Vertikal
Perusahaan masih dalam satu industri tetapi beda level atau tingkat operasional. Contoh : Restoran cepat saji menggabungkan diri dengan perusahaan peternakan ayam.

b. Merger Horisontal
Perusahaan dalam satu industri membeli perusahaan di level operasi yang sama. Contoh : pabrik komputer gabung dengan pabrik komputer.

c. Merger Konglomerasi
Tidak ada hubungan industri pada perusahaan yang diakuisisi. Bertujuan untuk meningkatkan profit perusahaan dari berbagai sumber atau unit bisnis. Contoh : perusahaan pengobatan alternatif bergabung dengan perusahaan operator telepon seluler nirkabel.

2. Akuisisi
Akuisisi adalah pembelian suatu perusahaan oleh perusahaan lain atau oleh kelompok investor. Akuisisi sering digunakan untuk menjaga ketersediaan pasokan bahan baku atau jaminan produk akan diserap oleh pasar. Contoh : Aqua diakuisisi oleh Danone, Pizza Hut oleh Coca-Cola, dan lain-lain.

3. Hostile Take Over atau Pengambil Alihan Secara Paksa
Hostile take over adalah suatu tindakan akuisisi yang dilakukan secara paksa yang biasanya dilakukan dengan cara membuka penawaran atas saham perusahaan yang ingin dikuasai di pasar modal dengan harga di atas harga pasar. Pengambilalihan secara paksa biasanya diikuti oleh pemecatan karyawan dan manajer untuk diganti orang baru untuk melakukan efisiensi pada operasional perusahaan.

4. Leverage Buyout
Leverage buy out adalah teknik pengusaan perusahaan dengan metode pinjaman atau utang yang digunakan pihak manajemen untuk membeli perusahaan lain. Terkadang suatu perusahaan target dapat dimiliki tanpa modal awal yang besar.

 

Dayinta Pinasthika

21210710

 

 

 

 

 

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: