Dayintapinasthika's Blog

November 6, 2012

JSS Masuk 8 Mega Proyek Komisi Ekonomi Korsel –RI

Filed under: Uncategorized — dayintapinasthika @ 8:25 am

JSS Masuk 8 Mega Proyek Komisi Ekonomi Korsel –RI

          Pemerintah Korea Selatan (Korsel) berminat turut berpartisipasi dalam pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS). Korea Selatan sangat ingin mengambil bagian dan berkontribusi dalam pelaksanaan proyek tersebut, namun masih menunggu spesifikasinya, bagaimana mekanisme proyek ini akan dijalankan.

Pihak dari Wakil Menteri Perhubungan Darat, Transportasi dan Laut, Kim Kyung Sik masih membuka semua kemungkinan partisipasi dalam pembangunan JSS, apakah dalam bentuk pembiayaan maupun konstruksinya. Pembangunan JSS sendiri sudah masuk sebagai salah satu dari delapan mega proyek Komisi Ekonomi Bersama Indonesia-Korsel.

Menteri PU Djoko Kirmanto menyambut baik minat Pemerintah Korsel terhadap pembangunan JSS. Namun Djoko mengungkapkan bahwa JSS merupakan proyek yang belum layak secara finansial. Misalnya, Korsel hanya tertarik sevagai investor tolnya saja, berapapun besar tariff tol yang dikenakan tidak akan bisa mengembalikan investasi mereka. Oleh karena itu, konsep yang dikembangkan siapapun yang ingin dikerjakan itu, akan dapat konsesi pengembangan wilayah yang ada di sekitarnya. Dan bila konsesi pengembangan wilayah sekitar JSS pun tidak mampu mengembangkan investasi Korsel, maka Pemerintah Indonesia akan membayar biaya Viability Gap Fund (VGF) atau dana talangan kepada investor.

Selain tertarik pada proyek JSS, Korsel juga telat terlibat dalam pembangunan Waduk Karian di Banten. Partisipasi Korsel dalam pembangunan waduk tersebut antara lain, melalui pembuatan studi kelayakan dan pemberian pinjaman pembangunan senilai US$ 100 juta. Rencananya Waduk ini berkapasitas 219 juta meter kubik dengan debit air sekitar 14,6 meter kubik, dan diperkirakan akan memakan waktu pembangunan 3 hingga 4 tahun. Pendanaan pembangunan fisik waduk ini akan didapatkan dari APBN, tetapi sebesar US$ 100 juta akan diperoleh dari pinjaman pemerintah Korea melalui Korea International Cooperation Agency (KOICA).

Keberadaan Waduk tersebut ditujukan untuk mencukupi kebutuhan air baku untuk perkotaan dan industri di kawasanTanggerang., Serang dan Cilegon dengan kapasistas sebesar 9,1 meter kubik per detik dan keperluan irigasi di kawasan Ciujung sebesar seluas 23 hektar. Tak hanya waduk Karian, pemerintah Korsel juga akan berpartisipasi dalam proyek-proyek infrastruktur lain.

Sumber: Koran International Media, Senin 22 Oktober 2012

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: