Dayintapinasthika's Blog

May 4, 2014

Tugas 1 Kelompok Afrika Selatan

Filed under: Uncategorized — dayintapinasthika @ 2:16 am

AKUNTANSI INTERNASIONAL

Kelompok 7 (Afrika Selatan) :

Dayinta Pinasthika                  21210710

          Karina Ellora. D                        23210837

Mutiara Dwiana Putri             24210885

Oktaria Rachmawati               29210202

Windy Anggryani                    28210537

 

4EB04

UNIVERSITAS GUNADARMA

FAKULTAS EKONOMI

DEPOK

2014

 

BAB I

PENDAHULUAN

            Akuntansi  memainkan peranan yang sangat penting dalam masyarakat. Sebagai cabang ilmu ekonomi, akuntansi memberikan informasi mengenai suatu perusahaan dan transaksinya untuk memfasilitasi keputusan alokasi sumber daya oleh pengguna informasi tersebut. Sumber daya yang terbatas tersebut dialokasikan secara optimal dan sebaliknya alokasi sumber daya yang akan menjadi kurang optimal, jika informasi kurang andal dan tidak bermanfaat.

Akuntansi mencakup beberapa proses yang luas yaitu : pengukuran, pengungkapan dan pemeriksaan (auditing). Pengukuran adalah proses mengidentifikasikan, mengelompokan dan menghitung aktivitas ekonomi / transaksi. Pengungkapan adalah proses di mana pengukuran akuntansi dikomunikasikan kepada para pengguna yang diharapkan. Auditing adalah proses di mana kalangan profesional akuntansi khusus (auditor) melakukan atestasi (pengujian) terhadap keandalan proses pengukuran dan komunikasi.

 1.1  SUDUT PANDANG SEJARAH

a)      Akuntansi bermula dari system pembukuan berpasangan (double entry bookkeeping) yang berawal dari negara-negara kota di Italia pada abad ke 14 dan 15.

b)      Adanya keinginan pemerintah Italy untuk menemukan cara dalam mengenakan pajak terhadap transaksi komersial.

c)      “Pembukuan ala Italy” digunakan untuk membantu para pedagang zaman Fugger dan kelompok Hanseatik di Jerman.

d)     Profesi akuntansi publik sudah terorganisasi di Skotlandia dan Inggris selama tahun 1870-an.

e)      Setelah Perang Dunia II, pengaruh akuntansi semakin terasa dengan sendirinya pada dunia barat, khususnya di Jerman dan Jepang.

 1.2  SUDUT PANDANG KONTEMPORER

  • Pengurangan yang signifikan atas hambatan perdagangan dan pengendalian       modal secara nasional yang terjadi bersamaan dengan kemajuan dalam                        teknologi informasi.
  • Pengendalian nasional terhadap arus modal, valuta asing, investasi asing             langsung dan transaksi terkait dengan diliberalisasikan secara dramatis.
  • Pemerintahan yang terus berusaha membuka perekonomian terhadap       perusahaan swasta, investor dan bisnis internasional.
  • Kemajuan teknologi informasi menyebabkan perubahan radikal dalam     ekonomi produksi dan distribusi.

 

1.3   PERTUMBUHAN DAN PENYEBARAN OPERASI MULTINASIONAL

Isu akuntansi utama yang berhubungan dengan kegiatan ekspor dan impor adalah akuntansi untuk transaksi dalam mata uang asing. Sebagai contoh, misalkan solvay melakukan ekspor sejumlah obat-obatan kepada seluruh importir Brazil dan mengirimkan tagihan dalam mata uang real Brazil. Seandainya nilai real mengalami penurunan relatif terhadap euro sebelum dilakukannya pembayaran, solvay akan mengalami kerugian dalam mata uang asing karena real akan menghasilkan euro yang lebih kecil pada saat konversi setelah devalues.

 

1.4   KOMPETISI GLOBAL

Faktor lain turut menyumbangkan semakin pentingnya akuntansi internasional adalah fenomena kompetisi global. Penentuan acuan (benchmarking), suatu tindakan untuk membandingkan satu kinerja dengan suatu standar yang memadai, bukanlah hal yang baru. Yang baru adalah standar perbandingan yang digunakan kini melampaui batas-batas nasional. Dalam penentuan acuan terhadap pesaing internasional, seseorang harus berhati-hati untuk memastikan bahwa perbandingan yang dilakukan memang benar-benar dapat dibandimgkan. Sebagai contoh, satu alat ukur kinerja yang sering digunakan adalah pengembalian atas ekuitas (return on equity-ROE). Dalam membandingkan ROE suatu perusahaan barang konsumsi tahan lama dari Amerika dengan Electrolux dari Swedia.

 

1.5   MERGER DAN AKUISISI LINTAS BATAS

Seiring dengan berlanjutnya tren global atas konsolidasi industri, berita mengenai merger dan akuisisi internasional praktis merupakan kenyataan sehari-hari. Sebagai contoh, penilaian perusahaan sering kali didasarkan pada faktor-faktor berbasis harga, seperti rasio harga atas laba (P/E). Pendekatan disini adalah untuk meurunkan rata-rata P/E untuk perusahaan yang sebanding dalam industri dan menerapkan faktor ini atas laba yang dilaporkan oleh perusahaan yang sedang dinilai untuk menghasilkan harga tawaran yang memadai.

 

1.6    INOVASI KEUANGAN

Titik utama terletak pada manajemen resiko, yaitu :

1)      Manajemen harus mampu menghadapi gejolak perputaran naik turunnya harga sehingga perusahaan tidak harus berhadapan dengan kerugian ekonomis.

2)      Manajemen harus mampu mempertinggi nilai perusahaan agar dapat menarik investor dan memberikan kepercayaan bagi pemegang saham perusahaan lainnya.

3)      Manajemen harus dapat mengidentifikasi setiap resiko yang rentan serta mengevaluasi hasil strategi manajemen resiko yang dijalankan.

 

 

1.7   INTERNASIONALISASI PASAR MODAL

  • Data statistik memperlihatkan bahwa dalam arus modal lintas batas negara         telah melonjak naik menjadi lebih dari dua puluh kali lipat sejak tahun 1990.
  • Penawaran sekuritas internasional telah melonjak lebih dari empat kali lipat         dalam periode yang sama dan telah melampaui nilai lebih dari 1,5 triliun dollar.
  • Penawaran yang berkenaan dengan obligasi, pinjaman modal perusahaan            dan prasarana utang lainnya juga melonjak naik secara dramatis sejak tahun      1990.
  • Investasi perlindungan dana retail secara mendunia akan mengalami        peningkatan hingga 2,5 triliun dollar pada tahun 2010.
  • Federasi Bursa Efek Dunia melaporkan bahwa meskipun jumlah perusahaan domestik yang terdaftar di beberapa tempat meningkat dan di             tempat lain justru menurun dalam paruh dekade pertama, namun demikian     rata-rata volume perdagangan tahunan dari perusahaan-perusahaan yang     terdaftar telah melonjak secara signifikan.

Tiga Wilayah dengan pasar modal terbesar, yaitu :

  1. Amerika Utara

Ekonomi AS dan pasar sahamnya mengalami pertumbuhan tanpa henti selama tahun 1990-an. Pada tahun 2000, baik NYSE maupun Nasdaq mendominasi bursa efek lain diseluruh dunia dalam hal kapitalisasi pasar. Nilai perdagangan saham asing (di luar Bursa Efek London [London stock exchange_LSE]), modal yang diperoleh perusahaan yang baru terdaftar, jumlah perusahaan domestik yang mencatatkan sahamnya sebagai tambahan relatif pentingnya Amerika Utara dalam pasar ekuitas global juga meningkat.

 

 

  1. Asia

Republik Rakyat Cina (RRC) muncul sebagai perekonomian global utama dan negara-negara “Macan Asia” mengalami pertumbuhan dan pembangunan yan fenomenal. Beberapa krisis keuangan di Asia selama tahun 1990-an menunjukkan kerentanan dan ketidakmatangan perekonomian di wilayah ini, dan memperlambat pertumbuhan pasar modal di wilayah ini.

Namun demikian, prospek pertumbuhan pasar ekutas Asia tampak kuat. Kapitalisasi pasar sebagai presentase dari produk domestik bruto (Gross Domestic Product-GDP) di Asia terbilang rendah dibandingkan dengan Amerika Serikat dan beberapa pasar utama Eropa. Beberapa pasar di Asia seperi Cina, India, Korea, Taiwan, dan Hong Kong telah tumbuh dengan cepat dan mengalami volume perdagangan yang relatif besar terhadap kapitalisasi pasar.

 

  1. Eropa

Eropa adalah wilayah pasar ekuitas terbesar kedua di dunia dalam hal kapitalisasi pasar dan volume perdagangan. Faktor terkait di Eropa Kontinental adalah perubahan perlahan menuju orientasi ekuitas yang sudah lama menjadi ciri-ciri pasar ekuitas London dan Amerika Utara. Pasar ekuitas Eropa akan terus tumbuh, sebagai satu contoh telah menimbulkan permintaan baru terhadap kesempatan investasi. Arus ekuitas lintas batas, sebagian karena ekuitas merupakan investasi yang menguntungkan sejak jatuhnya pasar pada bulan Oktober 1987. Kelahiran mata uang Euro telah memicu timbulnya merger lintas batas yang diperkirakan akan terus berlanjut.

 

1.8   PENCATATAN DAN PENERBITAN SAHAM LINTAS BATAS NEGARA

Bukti menunjukkan bahwa perusahaan penerbit saham bermaksud melakukan pencatatan lintas-batas di Eropa untuk memperluas kelompok pemegang saham, meningkatkan kesadaran terhadap produk mereka danmembangun kesadaran masyarakat terhadap perusahaan, khususnya negara-negara di mana perusahaan memiliki operasi yang signifikan danpelanggan utama.

Derap perubahan yang terjadi di pasar-pasar modal seluruh dunia hingga saat ini tidak menunjukkan tanda-tanda akan melambat. Salah satu contoh adalah makin bertambah pentingnya konsolidasi dan kerja sama di antara bursa efek dunia. Beberapa pengamat memperkirakan bahwa dalam kurun waktu yang cukup singkat, pasar keuangan dan perdagangan akan didominasi oleh dua atau tiga bursa efek dunia yang beroperasi lintas benua. Seluruh perkembangan ini menghadapkan kita pada situasi yang sangat kompleks bagi regulasi laporan keuangan.

 

BAB 2

PERKEMBANGAN DAN KLASIFIKASI AKUNTANSI INTERNASIONAL

Beberapa perkembangan akuntansi adalah :

  • Akuntansi awalnya tidak lebih dari system pencatatan untuk jasa perbankan tertentu dan skema pemungutan pajak.
  • Timbulnya perusahaan modern mendorong pelaporan keuangan dan auditing secara periodik.
  • Akuntansi memberikan informasi pengambilan keputusan kepada pasar surat berharga umum domestik dan internasional.
  • Akuntansi memperluas lingkupnya terhadap konsultasi manajemen dan menggabungkan teknologi informasi ke dalam system dan prosedurnya.

Klasifikasi merupakan dasar untuk memahami dan menganalisis mengapa dan bagaimana system akuntansi nasional berbeda-beda. Tujuan klasifikasi adalah untuk mengelompokkan system akuntansi keuangan menurut karakteristik khususnya.

 

PERKEMBANGAN

Delapan faktor yang mempengaruhi secara signifikan terhadap perkembangan akuntansi, yaitu:

  1. Sumber Pendanaan
  •         Negara-negara dengan pasar ekuitas yang kuat, seperti Amerika Serikat dan Inggris.
  •         Dalam system berbasis kredit dimana bank merupakan sumber utama pendanaan

 

 

  1. Sistem Hukum

Ada dua orientasi dasar sistem hukum akuntansi, yaitu :

  •         Kodifikasi hukum (sipil) : akuntansi digabungkan dalam bentuk hukum nasional dan cenderung sangat lengkap dan mencakupi banyak prosedur.
  •         Kodifikasi umum (kasus) : berkembang atas dasar kasus per kasus tanpa adanya usaha untuk mencakup seluruh kasus dalam kode lengkap.

 

  1. Perpajakan

Peraturan pajak secara efektif menentukan standar akuntansi karena perusahaan harus mencatat pendapatan dan beban dalam akun mereka untuk mengklaimnya dalam keperluan pajak.

a)      Pajak keuangan dan pajak akuntansi adalah sama, contohnya di Jerman dan Swedia.

b)      Pajak keuangan dan pajak akuntansi adalah beda, contohnya Belanda.

 

  1. Ikatan Politik dan Ekonomi
  • Kolonialisme Inggris mengekspor akuntan dan konsep akuntansi di seluruh wilayah kekuasaan Inggris.
  • Pendudukan Jerman selama Perang Dunia II menyebabkan Perancis menerapkan Plan Comptable.
  • Amerika Serikat memaksa rezim pengatur akuntansi bergaya AS di Jepang setelah berakhir perang dunia II.

 

  1. Inflasi

Inflasi mengaburkan biaya historis akuntansi melalui penurunan berlebihan terhadap nilai-nilai asset dan beban-beban terkait, sementara di sisi lain melakukan peningkatan berlebihan terhadap pendapatan.

  1. Tingkat Perkembangan Ekonomi
  • Kompensasi eksekutif perusahaan berbasis saham atau sekuritas asset.
  • Penilaian asset tetap dan pencatatan depresiasi yang sangat relevan dalam sektor manufaktur.
  • Penilaian asset tidak berwujud dan sumber daya manusia, semakin berkembang.
  1. Tingkat Pendidikan

Pendidikan akuntansi yang profesional sulit dicapai jika taraf pendidikan di suatu negara secara umum juga rendah.

  1. Budaya

Hofstede mendasari empat dimensi budaya nasional (nilai sosial) yaitu :

1)      Individualisme

2)      Jarak kekuasaan

3)      Penghindaran ketidakpastian

4)      Maskulinitas

Hofstede, Garay mengusulkan suatu kerangka kerja yang menghubungkan budaya akuntansi, yaitu empat dimensi nilai akuntansi yang mempengaruhi praktik pelaporan keuangan suatu negara, yaitu:

  1. Profesionalisme versus Ketetapan wajib pengendalian
  2. Keseragaman versus Fleksibilitas
  3. Konservatisme versus Optimisme
  4. Kerahasiaan versus Transparansi

BAB 3

AKUNTANSI KOMPARATIF

Beberapa pengamatan tentang standar dan praktik akuntansi yaitu :

ü  Standar akuntansi merupakan regulasi atau peraturan (sering kali termasuk hukum dan anggaran dasar) yang mengatur pengolahan laporan keuangan .

ü  Susunan standar merupakan proses perumusan standar akuntansi.

Tiga alasan praktik akuntansi dapat menyimpang dari standar akuntansi yaitu :

  1. Di banyak negara hukuman untuk kegagalan dengan pernyataan          akuntansi resmi dianggap lemah atau tidak efektif.
  2. Perusahaan bisa dengan sukarela melaporkan lebih banyak informasi   daripada yang diharuskan.
  3. Beberapa negara mengizinkan perusahaan untuk keluar jalur standar    akuntansi jika hal tersebut bisa menggambarkan hasil operasi dan posisi            keuangan perusahaan dengan lebih baik.

Susunan standar akuntansi menggabungkan dua kombinasiyaitu :

  1. Sektor swasta: profesi akuntansi dan kelompok lain (pengguna dan    penyusun laporan keuangan).
  2. Sektor umum: perwakilan seperti petugas pajak, perwakilan pemerintah yang bertanggungjawab atas hukum komersial dan komisi keamanan.

 

Laporan Keuangan

Laporan keuangan IFRS terdiri atas neraca gabungan, laporan laba-rugi, laporan kas, laporan perubahan ekuitas (atau laporan laba rugi dan pengeluaran yang diakui), dan catatan penjelasan.

Ungkapan catatan harus mencakup:

  • Kebijakan akuntansi yang diikuti.
  • Penilaian yang dibuat oleh manajemen dalam menetapkan kebijakan     akuntansi yang penting.
  • Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber-sumber penting tentang  ketidakpastian estimasi.

 

Patokan Akuntansi

  • Semua kombinasi bisnis dianggap pembelanjaan.
  • Goodwill diuji setiap tahun untuk memeriksa penurunan nilainya dan jika           negatif harus segera diakui dalam pendapatan.
  • Penanaman modal dalam perusahaan gabungan dengan metode ekuitas.
  • Translasi laporan keuangan dari operasi asing didasarkan pada konsep mata        uang fungsional.
  • Asset dinilai berdasarkan harga perolehan atau harga pasar.
  • Depresiasi dibebankan secarasistematis atas umur penggunaan asset,      menggambarkan pola pemakaian manfaat.
  • Persediaan dinilai secara FIFO atau beban rata-rata sesuai menurut IFRS.
  • Pinjaman keuangan dikapitalisasi dan diamortisasi, sementara pinjaman   operasional dibebankan pada dasar sistematis.
  • Pajak-pajak yang ditangguhkan dibayar penuh.

 

 

SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN LIMA NEGARA

 

  • Perancis

Akuntansi nasional Perancis diatur dalam Plan Comptable General, berisi:

1)      Tujuan dan prinsip laporan dan akuntansi keuangan.

2)      Definisi asset, utang, ekuitas pemegang saham, pendapatan, dan pengeluaran.

3)      Aturan-aturan valuasi dan pengakuan.

4)      Daftar akun, persyaratan penggunaannyadan persyaratan tata buku lainnya yang telah distandarisasi.

5)      Contoh laporan keuangan dan aturan presentasinya.

           

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

Ada lima perusahaan besar yang terlibat dalam penyusunan standar di Perancis yaitu :

  1. Counseil National de la Comptabilite, atau CNC (Badan Akuntansi     Nasional).
  2. Comite de la Reglementation Comptable, atau CRC (Komite Regulasi             Akuntansi).
  3. Autorite des Marches Financiers, atau AMF (Otoritas Pasar Keuangan).
  4. Ordre des Experts-Comptables, atau OEC (Institut Akuntan Publik).
  5. Compagnie Nationale des Commissaires aux Comptes, atau CNCC     (Institut Nasional Undang-undang Auditor).

 

Laporan Keuangan

Perusahaan Perancis harus melaporkan hal-hal berikut:

  1. Neraca
  2. Laporan Laba Rugi
  3. Catatan atas laporan keuangan
  4. Laporan Direktur
  5. Laporan Auditor

 

Patokan Akuntansi

  • Aset-aset berwujud biasanya dihitung berdasarkan nilai perolehan.
  • Depresiasi dilakukan menurut ketentuan pajak, biasanya dengan metode  garis garis lurus atau saldo menurun.
  • Persediaan dinilai berdasarkan nilai terendah (FIFO) atau rata-rata          tertimbang.
  • Biaya riset dan pengembangan dibebankan pada saat terjadinya (akrual   basis).
  • Aset-aset yang dipinjamkan tidak dikapitalisasi, dan biaya sewa dibebankan.
  • Utang untuk kepentingan pascapekerjaan tidak harus diakui dan pinjaman  keuangan tidak perlu dikapitalisasi.
  • Pajak-pajak yang ditangguhkan dihitung menggunakan metode kewajiban  dan dipotong ketika pembalikan perbedaan waktu bisa diperkirakan.
  • Goodwill biasanya dikapitalisasi dan diamortisasi ke dalam pendapatan.

 

  • Jerman

Akuntansi nasional Jerman diatur dalam German Commercial Code (HGB), berisi:

1)        Memungkinkan perusahaan yang mengeluarkan ekuitas atau utang pada pasar modal resmi untuk menggunakan prinsip akuntansi internasional dalam laporan keuangan gabungan mereka.

2)        Memungkinkan adanya penetapan perusahaan sektor swasta untuk menyusun standar akuntansi bagi laporan keuangan gabungan.

 

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

Ada lima perusahaan besar yang terlibat dalam penyusunan standar di Jerman yaitu :

  1. German Accounting Standards Committee atau GASC, atau dalam    bahasa Jerman, Deutsches Rechnungslegungs Standards Committee atau DRSC (Otoritas penyusun standar Jerman)
  2. Financial Accounting Control Act (Badan pengontrol kepatuhan).
  3. Financial Reporting Enforcement Panel atau FREP (Dewan sector      swasta).
  4. Federal Financial Supervisory Authority (Dewan sector public).
  5. Wirtschaftsprufer atau WPs (Badan pemeriksa perusahaan).

 

Laporan Keuangan

Perusahaan Jerman harus melaporkan hal-hal berikut:

  1. Neraca
  2. Laporan Laba Rugi
  3. Catatan
  4. Laporan Manajemen
  5. Laporan Auditor

 

Pengukuran Akuntansi

  • Metode pembelian (akuisisi) menggunakan metode penggabungan usaha.
  • Aset dan utang dari badan usaha yang diakuisisi dinaikkan pada nilai yang         ada.
  • Aset berwujud dinilai berdasarkan harga perolehan.
  • Persediaan dicatat pada biaya atau pasar yang lebih rendah.
  • Depresiasi dinilai sesuai dengan penurunan tingkat pajak.
  • Menggunakan pendekatan mata uang fungsional terhadap translasi mata             uang asing.
  • Goodwill diuji setiap tahun untuk mengetahui adanya penurunan.
  • Pajak-pajak yang ditangguhkan biasanya tidak muncul dalam akun          perusahaan pribadi, namun pajak tersebut bisa muncul dalam laporan            gabungan.

 

  • Republik Ceko

Undang-undang dan praktik akuntansi Republik Ceko lebih menyesuaikan dengan standar Barat yang menggambarkan prinsip-prinsip yang ditanamkan dalam European Union Directives.

 

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

  • Accountancy Act: menentukan persyaratan untuk akuntansi.
  • Fourth and Sevent Directives dari Uni Eropa: menetapkan penggunaan   daftar perkiraan untuk pembukuan catatan dan penyusunan laporan     keuangan.
  • Czech Securities Commission: bertanggung jawab mengawasi dan          memantau pasar modal.
  • Act on Auditors: mengatur proses audit.
  • Chamber of Auditors: mengawasi pendaftaran, pendidikan, pengujian dan   menertibkan auditor, penyusunan standar audit dan regulasi praktik audit   seperti format laporan audit.

 

Laporan Keuangan

Laporan keuangan harus bersifat komparatif, terdiri atas:

  1. Neraca
  2. Akun keuntungan dan kerugian (Laporan Laba Rugi)
  3. Catatan

 

Pengukuran Akuntansi

  • Metode Akuisisi (pembelian).
  • Goodwill dikapitalisasi atau diamortisasi.
  • Aset berwujud dan tidak berwujud dinilai berdasarkan biaya.
  • Persediaan dinilai pada biaya rendah (FIFO) atau metode rata-rata.
  • Biaya riset dan pengembangan dikapitalisasi.
  • Pajak penghasilan yang ditangguhkan diberikan sepenuhnya untuk semua selisih sementara.

 

  • Belanda

Belanda memiliki undang-undang akuntansi dan persyaratan laporan keuangan yang cukup bebas tapi standar praktik professional yang sangat tinggi.

 

 

 

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

Regulasi akuntansi di Belanda tetap bersifat liberal hingga munculnya Act on Annual Financial Statements pada tahun 1970 yang berisi:

  • Laporan keuangan tahunan harus menunjukkan gambaran yang jelas dari            posisi keuangan dan hasil tahun tersebut, dan semua artikelnya harus          dikelompokkan dan dijelaskan dengan tepat.
  • Laporan keuangan harus disusun berdasarkan praktik bisnis yang aman.
  • Dasar-dasar untuk penulisan asset dan utang serta untuk menentukan hasil          operasi harus diungkapkan.
  • Laporan keuangan harus disusun pada dasar yang konsisten, dan pengaruh         material dari perubahan dalam prinsip-prinsip akuntansi harus diungkapkan          dengan tepat.
  • Informasi keuangan yang komparatif untuk periode terdahulu harus        diungkapkan dalam laporan keuangan dan catatan kaki yang menyertainya.

 

Laporan Keuangan

Laporan keuangan harus meliputi hal-hal:

  1. Neraca
  2. Laporan Laba Rugi
  3. Catatan
  4. Laporan Direktur
  5. Informasi lain yang sudah ditentukan

 

Pengukuran Akuntansi

  • Goodwill dikapitalisasi dan diamortisasi.
  • Persediaan dinilai dengan FIFO, LIFO atau rata-rata.
  • Semua asset tidak berwujud memiliki usia terbatas.
  • Biaya riset dan pengembangan hanya dikapitalisasi ketika jumlahnya bisa           ditutup kembali.
  • Pajak penghasilan yang ditangguhkan diakui berdasarkan konsep alokasi            yang    komprehensif.

 

  • Inggris

Sejak tahun 1970-an, sumber paling penting untuk pengembangan dalam undang-undang perusahaan adalah EU Directives, terutama Fourth and Seventh Directive.

 

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

Undang-undang tahun 1981 memuat lima prinsip akuntansi dasaryaitu:

  1. Pendapatan dan beban disesuaikan dengan dasar akrual.
  2. Aset dan kewajiban individu dalam setiap golongan asset dan kewajiban        dihitung secara terpisah.
  3. Prinsip konservatisme (kehati-hatian) diterapkan, khususnya dalam      pengenalan penghasilan yang didapat dan semua kewajiban dan kerugian       yang ditemukan.
  4. Penerapan kebijakan akuntansi yang konsisten diharuskan dari tahun   ketahun.
  5. Prinsip perusahaan yang terus berjalan bisa diterapkan untuk entitas yang        sedang dihitung.

Enam dewan akuntansi di Kerajaan Inggris adalah :

  1. TheInstituteofChartered AccountantsinEngland and Wales.
  2. TheInstituteofChartered AccountantsinIreland.
  3. TheInstituteofChartered AccountantsinScotland.
  4. The Association of Chartered Certified Accountants.
  5. The CharteredInstituteofManagementAccountants.
  6. The CharteredInstituteofPublicFinance and Accountancy.

 

Laporan Keuangan

Laporan keuangan Inggris mencakup hal-hal:

  1. Laporan direktur
  2. Akun Laba dan Rugi serta neraca
  3. Laporan arus kas
  4. Laporan keseluruhan laba dan rugi
  5. Laporan kebijakan akuntansi
  6. Catatan yang direferensikan dalam laporan keuangan
  7. Laporan auditor

 

 

Penghitungan akuntansi

  • Goodwill dikapitalisasi dan diamortisasi selama kurang dari 20 tahun.
  • Aset-aset dihitung pada harga perolehan, biaya sekarang atau gabungan keduanya.
  • Depresiasi dan amortisasi harus berhubungan dengan dasar perhitungan yang digunakan untuk asset-asset yang mendasarinya.
  • Persediaan dihitung berdasarkan FIFO atau rata-rata,.
  • Pajak yang ditangguhkan dihitung menggunakan metode hutang dengan            dasar provisi penuh untuk perbedaan berdasarkan waktu.

 

 

 

 

BAB 4

AKUNTANSI KOMPARATIF

            Pada materi ini akan dibahas mengenai sistem akuntansi di lima negara, yaitu dua negara di benua Amerika  (Amerika Serikat dan Meksiko) dan tiga negara di Benua Asia (India, China, dan Jepang).

Lima Sistem Akuntansi Keuangan Nasional Amerika Serikat

Regulasi  dan Pelaksanaan Akuntansi

Sistem  akuntansi di Amerika Serikat bersifat Common Law dan diatur oleh sektor khusus Dewan Standart  Akuntansi Keuangan (Financial Accounting Standard Board– FASB), namun untuk kewenangannnya dibawah SEC ( Securities and Exchange Commisson)..

Prinsip Akuntansi yang berlaku umum (Generally Accepted Accounting Principles– GAAP) terdiri atas seluruh standar akuntansi keuangan, peraturan, dan regulasi yang harus dipatuhi dalam mempersiapkan laporan keuangan dengan komponen utama dari GAAP ini adalah SFASs.

 

Laporan Keuangan

Laporan Keuangan di Amerika Serikat meliputi :

1)      Laporan Manajemen.

2)      Laporan auditor independen.

3)      Laporan Keuangan Primer (Laporan Laba-Rugi, neraca, laporan arus kas, laba-rugi komprehensif, perubahan ekuitas pemegang saham).

4)      Diskusi manajemen dan analisa hasil operasional  dan kondisi keuangan.

5)      Penjelasan mengenai kebijakan akuntansi dengan dampak yang paling kritis pada laporan keuangan.

6)      Catatan atas laporan keuangan.

7)      Perbandingan data keuangan selama 5 atau 10 tahun.

8)      Data triwulan terpilih.

 

Patokan Akuntansi

ü  Penggabungan bisnis dihitung seperti sebuah pembelian.

ü  Goodwill dikapitalisasi sebagai selisih antara harga pasar yang dipertimbangkan dengan harga pasar dibawah aset bersih yang diperoleh.

ü  Aset berwujud dan tidak berwujud  dinilai dengan harga perolehan.

ü  Persediaan menggunakan metode FIFO, LIFO dan average.

ü  LIFO digunakan untuk tujuan kepentingan pajak.

ü  Penyesuaian mata uang asing megikuti  persyaratan dari SFASs No.52 yang berdasarkan pada tambahan fungsional mata uang asing untuk menentukan metodologi penyesuaian pertukaran mata uang asing.

ü  Penyusutan dan amortisasi  ditentukan dengan estimasi umur ekonomis.

ü  Biaya penelitian dan pengembangan dibebankan saat terjadinya.

 

  • Meksiko

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

Sistem akuntansi negara Meksiko adalah Code Law, dan standardisasi akuntansinya dikeluarkan oleh Council for Research  and Development of Financial Information Standards (Consejo Mexicano Para La  Investigacion y Dessarollo de Normas de Informacion  Financiera – CINIF). Untuk standarisasi proses audit dikeluarkan oleh Mexican Institute of Public Accountants (Instituto Mexicano de Contadores Publicos) melalui Auditing standards and Procedures Commision.

Sistem akuntansi di Meksiko menggunakan pendekatan sistem Inggris-Amerika atau Anglo-Saxon, daripada pendekatan Eropa Kontinental. Prinsip akuntansi di Meksiko tidak membedakan antara perusahaan besar  dan kecil serta dapat diaplikasikan ke semua bidang bisnis.

 

Laporan Keuangan

Laporan keuangan di Meksiko harus disesuaikan dengan tingkat inflasi yang terjadidan harus meliputi:

1)      Neraca

2)      Laporan Laba-Rugi

3)      Laporan perubahan ekuitas pemegang saham

4)      Laporan perubahan posisi keuangan

5)      Catatan, merupakan bagian yang melengkapi laporan perubahan posisi keuangan, yang meliputi antara lain :

  • Kebijakan akuntansi pada perusahaan.
  • Ketersediaan material.
  • Komitmen untuk pembelian saham substansial atau dibawah hak kontrak.
  • Penjelasan mendetail mengenai utang jangka panjang dan kurs mata uang asing.
  • Batasan Dividen.
  • Jaminan.
  • Rencana pensiun pegawai.
  • Transaksi  dengan perusahaan sejawat.
  • Pajak.

 

Patokan Akuntansi

ü  Bisnis gabungan menggunakan metode pembelian.

ü  Goodwill  merupakan kelebihan harga pembelian terhadap nilai sekarang aset bersih yang didapatkan.

ü  Aset berwujud/ tidak berwujud didepresiasi / diamortisasi  berdasarkan masa manfaatnya (biasanya tidak lebih dari 20tahun).

ü  Biaya penelitian dibebankan saat terjadinya, biaya pengembangan dikapitalisasi dan diamortisasi saat kemungkinan teknoligi hadir.

ü  Sewa guna usaha termasuk ke dalam financial lease atau operational lease.

ü  Kerugian bersyarat diakui ketika mungkin terjadi dan dapat diukur.

ü  Cadangan tak terduga tidak dapat diterima oleh GAAP Meksiko.

ü  Pajak tangguhan disediakan dengan menggunakan metode kewajiban.

 

  • Jepang

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

Regulasi akuntansi berdasarkan pada tiga badan hukum adalah : undang-undang perusahaan (company low), undang-undang pertukaran dan sekuritas (securities and exchange law), dan undang-undang pajak penghasilan perusahaan (corporate income tax law). Ketiga badan hukum tersebut saling berhubungan dan berinteraksi satu sama lain yang disebut sebagai “sistem legal triangular.

Undang-undang perusahaan diatur olehMinistry of Justic (MOJ). Berdasarkan undang-undang perusahaan, laporan keuangan serta jadwal yang mendukung pada perusahaan kecil dan menengah merupakan subjek untuk audit hanya oleh auditor yang berwenang. Baik auditor berwenang atau independen, keduanya harus mengaudit laporan keuangan yang dipublikasikan oleh perusahaan sesuai dengan undang-undang pertukaran dan sekuritas.

 

Laporan Keuangan

Perusahaan yang bergabung di bawah undang-undang perusahaan dibutuhkan untuk mempersiapkan laporan yang berwenang untuk disetujui pada saat rapat pemegang sahamyang isinya antara lain:

1)      Neraca

2)      Laporan Laba Rugi

3)      Laporan atas perubahan ekuitas pemegang saham.

4)      Laporan bisnis

5)      Jadwal terkait

 

Patokan Akuntansi

Metodepooling of interest(penyatuan saham) untuk bisnis gabungan digunakan pada situasi tertentu saja di mana tidak ada perusahaan yang mengontrol perusahaan lainnya. Sebaliknya, bisnis gabungan dihitung karena pembelian. Goodwill dengan dasar harga pasar aset bersih yang didapatkan dan diamortisasi lebih dari 20 tahun atau kurang serta subjek terhadap tes penurunan nilai.

Metode ekuitas digunakan untuk investasi dalam perusahaan afiliasi ketika perusahaan induk memberikan pengaruh signifikan daripada kebijakan operasional dan finansial. Metode ekuitas juga digunakan untuk menghitung proyek gabungan, gabungan yang profesional tidak diperbolehkan. Dibawah standar stimulasi mata uang, aset dan kewajiban dari anak perusahaan asing dihitung dengan tingkat kurs saat itu (akhir tahun), pendapatan dan beban dalam rata-rata, serta penyesuaian pertukaran mata uang asing berada dalam ekuitas pemegang saham.

Persediaan yang harus dihitung apakah cocok dengan biaya atau lebih rendah atau nilai keuntungan bersih. FIFO, LIFO, serta metode biaya rata-rata semuanya menerima metode cost flow (arus biaya), dengan rata-rata yang paling populer. Investasi dalam saham dinilai pada harga pasar. Aset tetap dinilai pada biaya dan didepresiasi yang berkenaan dengan hukum perpajakan. Metode declining balance (saldo menurun) merupakan metode depresiasi paling umum. Aset bersih juga diuji dengan penurunan nilai.

Kontrak sewa yang memindahkan kepemilikan terhadap penyewa dikapitalisasi. Sewa menyewa keuangan lainnya mungkin kapitalisasi atau dianggap sebagai kontrak operasional. Pajak tangguhan dipersiapan untuk perubahan sepanjang waktu dengan menggunkan metode kewajiban. Kerugian bersyarat dipersiapkan hingga terbuka kemungkinan dan dapat diperkirakan. Dibutuhkan cadangan: setiap tahun perusahaan harus mengalokasikan sejumlah minimal 10 persen kas dividen dan bonus yang dibayarkan pada direktur dan auditor berwenang hingga cadangan mencapai 25 persen dari saham.

 

  • CINA

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

  • Pada tahun 1992, Departemen Keuangan mengeluarkan Accounting Standards for Business Enterprises (ASBE).
  • ASBE adalah sebuah konsep kerangka kerja yang dirancang untuk menuntun perkembangan standar baru akuntansi yang adapada akhirnya menyeragamkan praktik domestik dan menyeragamkan praktik akuntansi Cina dengan praktik internasional.
  • Kemudianpada tahun 1998 Cina mendirikan Komite Standar Akuntansi Cina (The China Accounting Standards Committee-CASC) sebagai lembaga berwenang dalam departemen keuangan yang bertanggungjawab untuk mengembangkan standar akuntansi.
  • Pada akhirnyatahun 2006 susunan baru ASBE dikeluarkan, dan ASBE ini menyajikan ketentuan standar akuntansi Cina yang pada hakikatnya sejalan dengan IFRS.

 

Pelaporan Keuangan

Periode pembukuan diminta sesuai dengan kalender tahunan. Laporan Keuangan terdiri atas:

1)      Neraca

2)      Laporan laba rugi

3)      Laporan arus kas

4)      Laporan perubahan ekuitas

5)      Catatan

 

Patokan Akuntansi

  1. Penggabungan usaha dicatat menggunakan metode pembelian.
  2. Kapitalisasi dan uji penurunan nilai tahunan diberlakukan untukgoodwill.
  3. Untuk menghitung usaha gabungan digunakan metode ekuitas.
  4. Penilaian aset menggunakan basis harga perolehan.
  5. Biaya depresiasi didasarkan pada basis ekonomi.
  6. Penilaian persediaan menggunakan metode FIFO dan rata-rata.

 

  • India

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

a)      Akuntansi dipengaruhi oleh bangsa Inggris.

b)      Departemen Urusan Perusahaan pada tahun 1956 memperbarui Akta Perusahaan yang berisikan Kitab Akuntansi. Menurut akta tersebut, kitab akuntansi :

  • Harus memberikan sudut pandang yang adil dan sebenarnya menyangkut status urusan perusahaan.
  • Harus tetap pada basis akrual sesuai dengan system akuntansi pencatatan ganda.
  • Lembaga yang bertanggungjawab atas izin profesi akuntansi, pengembangan standart dan proses audit adalah The Institute of Chartered Accountant of India. Institute tersebut berencana untuk mengadopsi IFRS secara penuh tanpa modifikasi.
  • Standar Akuntansi India atau Indian Accounting Standards (AS) diterbitkan oleh Dewan  Akuntansi Standar (Accounting Standards Board), Standart Asuransi dan Auditing atau (Auditing Assurance Standards) diterbitkan oleh Dewan Audit dan Asuransi Standar.
  • Pengawasan terhadap pasar modal ada pada Securities and Exchange Board of India (SEBI).

Pelaporan Keuangan

1)      Neraca dua tahun

2)      Laporan Laba Rugi

3)      Laporan Arus Kas

4)      Kebijakan Akuntansi dan Catatan

 

Pengukuran Akuntansi

  • Penggabungan.
  • Untuk penggabungan usaha tidak ada standar akuntansinya, tetapi sebagian       besar menggunakan metode pembelian yang disebut dengan amalgamation.
  • Goodwill.
  • Dikapitalisasi, diamortisasi dan diuji impairmentnya (pengurangannya).
  • Penilaian asset tetap memakai nilai wajar dan harga perolehan, sedangkan           asset tidak berwujud diamortisasi lebih dari 10 tahun.
  • Biaya persediaan dihitung yang lebih rendah antara harga perolehan dan             nilai yang dapat direalisasi, FIFO, dan rata-rata.
  • Sewa pembiayaan dikapitalisasi dalam nilai lancar pasar dan didepresiasi            terhadap masa penggunaan sewa.
  • Sewa operasional dicatat sebagai biaya dengan metode garis lurus.

 

 

 

 

 

 

Afrika Selatan

 

Afrika Selatan adalah sebuah republik di selatan Afrika. Negara ini berbatasan dengan Namibia, Botswana dan Zimbabwe di utara, Mozambique dan Swaziland di timur laut. Pada masa silam, negara ini dikecam karena dasar apartheidnya tetapi sekarang Afrika Selatan adalah sebuah negara demokratis dengan penduduk kulit putih terbesar di benua Afrika. Afrika Selatan merupakan negara multiras dan mempunyai 11 bahasa resmi. Afrika Selatan terkenal sebagai penghasil berlian, emas dan platinum yang utama di dunia.

Afrika Selatan merupakan salah satu negara tertua di benua Afrika. Banyak suku telah menjadi penghuninya termasuk suku Khoi, BushmenXhosa dan Zulu. Penjelajah Belanda yang dikenal sebagai Afrikaner tiba disana pada 1652. Pada saat itu Inggris juga berminat dengan negara ini, terutama setelah penemuan cadangan berlian yang melimpah. Hal ini menyebabkan Perang Britania-Belanda dan dua Perang Boer. Pada 1910, empat republik utama digabung di bawah Kesatuan Afrika Selatan. Pada 1931, Afrika Selatan menjadi jajahan Britania sepenuhnya.  Walaupun negara ini berada di bawah jajahan Britania, mereka terpaksa berbagi kuasa dengan pihak Afrikaner.

Pembagian kuasa ini telah berlanjut hingga tahun 1940-an, saat partai pro-Afrikaner yaitu Partai Nasional (NP) memperoleh mayoritas di parlemen. Strategi-strategi partai tersebut telah menciptakan dasar apartheid (yang disahkan pada tahun 1948), suatu cara untuk mengawal sistem ekonomi dan sosial negara dengan dominasi kulit putih dan diskriminasi ras. Namun demikian pemerintahan Britania kerap kali menggagalkan usaha apartheid yang menyeluruh di Afrika Selatan.

Pada tahun 1961, setelah pemilu khusus kaum kulit putih, Afrika Selatan dideklarasikan sebagai sebuah republik. Bermula pada 1960-an, ‘Grand Apartheid’ (apartheid besar) dilaksanakan, politik ini menekankan pengasingan wilayah dan kezaliman pihak polisi.

Penindasan kaum kulit hitam terus berlanjut sehingga akhir abad ke-20. Pada Februari 1990, akibat dorongan dari bangsa lain dan tentangan hebat dari berbagai gerakan anti-apartheid akhirnya undang-undang apartheid mulai dihapus secara perlahan-lahan dan pemilu tanpa diskriminasi yang pertama diadakan pada tahun 1994.

Partai ANC meraih kemenangan yang besar dan Nelson Mandela, dilantik sebagai Presiden kulit hitam yang pertama di Afrika Selatan. Sewaktu Nelson Mandela menjadi presiden negara ini selama 5 tahun, pemerintahan Mandela mulai memperkenalkan kembali Afrika Selatan kepada ekonomi global setelah beberapa tahun diasingkankan karena politik apartheid.

Perekonomian Afrika Selatan

            Barang tambang merupakan kekayaan utama di Afrika Selatan. Barang tambangnya berupa emas, berlian, batu bara, tembaga, bijih besi, krom, mangan, perak, berilium dan uranium. Daerah padang rumputnya digunakan untuk pengembangan peternakan.

Peternakan yang dikembangkan antara lain lembu, domba, kambing dan babi. Lahan sisa peternakan digunakan untuk pertanian pangan yang menghasilkan tebu, jagung, gandum, sorgum, kacang tanah, dan jeruk. Perikanan laut diusahakan di daerah pesisir barat dan selatan.

Perindustrian berkembang pesat, misalnya industry kimia, mesin, baja dan logam. Disepanjangan pantai terdapat pabrik galangan kapal, pabrik mobil, dan perakitan, serta pabrik pengalengan ikan.

Ekspor Afrika Selatan adalah emas, bermacam logam produksi, berlian, makanan dan tembakau. Impornya berupa mesin dan alat angkutan, produk-produk bahan tambang, bahan-bahan kimia serta bahan makanan.

 

 

Nigeria Mengambil Alih Perekonomian Afrika Selatan

Nigeria telah mengambil alih posisi Afrika Selatan sebagai Negara dengan perekonomian terbesar di Afrika. Kepala Biro Statistik Nigeria Yemi Kale mengatakan ekonomi di Negara ini diperkirakan mencapai 490 milyar dollar, mengalahkan angka yang dihitung Bank Dunia bagi Afrika Selatan tahun 2012 yaitu 384 milyar. Dollar.

Nigeria mencapai tingkat baru dalam perkenomiannya yakni ke-26 terbesar di dunia setelah memulihkan beberapa industri seperti penerbangan, telekomunikasi dan informasi teknologi yang tidak dimasukkan dalam perhitungan tahun 1990. Nigeria mengatakan ketika itu misalnya hanya ada 300 ribu saluran telfon tetapi kini ada 100 juta pengguna telepon seluler.

Dengan data baru itu, Nigeria bisa menggantikan Afrika Selatan sebagai Negara di Afrika yang paling representatif di antara kelompok Negara-negarea dengan ekonomi besar di dunia atau G-20.

Namun Afrika Selatan yang memiliki jumlah penduduk jauh lebih kecil disbanding Nigeria memiliki pendapatan per kapita yang jauh lebih tinggi yaitu 7.336 dolar, dibanding Nigeria yang hanya 2.688 dolar.\

 

Bentuk Pemerintahan

Afrika Selatan adalah Negara republik. Presiden sebagai kepala Negara dan pemerintahan. Presiden memiliki masa jabatan tujuh tahun. Ibu kota Afrika Selatan di Pretoria.

 

Acuan Laporan Keuangan

Umumnya berbagai Negara di Eropa, Afrika Selatan, dan Asia Pasifik mengacu dan menyelaraskan kebijakan akuntansinya dengan International Financial Reporting Standards (IFRS) yang disusun oleh The International Accounting Commite (IASC) dimana beranggotakan professional dari berbagai Negara.

 

Sistem Akuntansi Afrika Selatan

 

Akuntansi di Afrika Selatan mirip dengan akuntansi di Inggris karena hampir semua Negara bekas koloni Inggris akan memiliki sistem akuntansi yang sama. Afrika Selatan mulai menggunakan IFRS pada  tahun 2005.

Akuntansi di Inggris berkembang sebagai cabang ilmu yang independent dan secara pragmatis menyikapi kebutuhan dan praktik usaha. Seiring berjalannya waktu, legislasi perusahaan yang berurutan menambah struktur dan ketentuan lain, tetapi masih memungkinkan akuntan memiliki fleksibilitas yang cukup dalam penerapan pertimbangan yang profesional. Sejak tauhun 1970-an, sumber perkembangan hukum perusahaan yang paling penting adalah Direktif UE, khususnya Direktif Keempat dan Ketujuh.

Warisan akuntansi Inggris bagi dunia sangat penting. Inggris merupakan negara di dunia yang pertama mengembangkan profesi akuntansi yang kita kenal sekarang. Konsep peyajian hasil dan posisi keuangan yang wajar (pandangan yang benar dan wajar) juga berasal dari Inggris. Pemikiran dan praktik akuntansi professional diekspor ke Australia, Kanada, Amerika Serikat dan bekas wilayah jajahan Inggris seperti Hong Kong, India, Kenya, Selandia Baru, Nigeria, Singapura, dan Afrika Selatan.

Penetapan standar di Inggris berkembang dari rekomendasi atas prinsip akuntansi (yang dikeluarkan oleh Institut Akuntan Berizin Resmi di Inggris dan Wales) hingga komite pembentukan Komite Pengarah Standar akuntansi (Accounting Standards Steering Committee) pada tahun 1970, yang kemudian dinamakan sebagai Komite Standar Akuntansi (Accounting Standards Committee—ASC). ASC mengeluarkan Pernyataan Praktik Akuntansi Standar (Statements on Standards Accounting Practice–SSAP). SSAP dikeluarkan dan dikukuhkan oleh enam badan akuntansi tersebut di atas, di mana salah satunya secara efektif dapat melakukan veto terhadap standar yang ada. Laporan Dearing, yang dikeluarkan pada tahun 1988, mengungkapkan ketidakpuasan denbgan proses penetapan standar yang ada. Undang-undang Perusahaan tahun 1989 merupakan hal penting tidak hanya dalam menggabungkan Direktif Ketujuh UE, tetapi juga dalam meratifikasi rekomendasi Laporan Dearing.

Undang-undang tahun 1989 tersebut menciptakan Dewan Pelaporan Keuangan (Finance Reporting Council–FRC) yang baru dengan tugas untuk mengawasi tiga bagiannya: Badan Standar Akuntansi (Accounting Standards Committee–ASB) yang menggantikan ASC pada tahun 1990, sebuah Gugus Tugas Masalah Mendesak (Urgent Issue Task Force–UITF) dan sebuah Panel Pengawas Pelaporan Keuangan.

 

Pelaporan Keuangan

Pelaporan keuangan Inggris termasuk yang paling komprehensif
di dunia. Laporan keuangan umumnya mencakup:

  • Laporan Direksi
  • Laporan Laba dan Rugi dan Neraca
  • Laporan Arus Kas
  • Laporan Total Keuntungan dan Kerugian yang Diakui
  • Laporan Kebijakan Akuntansi
  • Catatan atas Referensi dalam Laporan Keuangan
  • Laporan Auditor

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Frederick D.S. Choi, dan Gary K. Meek, International Accounting, Jakarta: Salemba Empat,2005.

Eko Suwardi. 2000. Akuntansi Internasional, Edisi Pertama. Yogyakarta : BPFE-Yogyakarta.

http://id.wikipedia.org/wiki/Afrika_Selatan

 

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: